Tabel Periodik Unsur Dan Persamaan Kimia
PERIODE adalah baris horizontal pada tabel periodik. Walaupun golongan lebih pada menggambarkan tren periodik, Akan tetapi ada beberapa bagian di mana tren horizontal lebih signifikan daripada tren vertikal. Misalnya pada blok-f, di mana lantanida dan aktinida membentuk dua seri unsur horizontal yang substansial.
GOLONGAN atau famili adalah kolom vertikal pada tabel periodik. Biasanya memiliki tren periodik yang lebih bermakna daripada golongan periode dan blok.
Tabel periodik dapat digunakan untuk menurunkan hubungan antara sifat-sifat unsur, dan memperkirakan sifat unsur baru yang belum ditemukan atau disintesis. Tabel periodik memberikan kerangka kerja untuk melakukan analisis perilaku kimia, dan banyak digunakan dalam bidang kimia dan ilmu lainnya.
Seluruh unsur dari nomor atom 1 (hidrogen) hingga 118 (oganesson) telah ditemukan atau disintesis, dengan penambahan terbaru (nihonium, moscovium, tennessine, dan oganesson) yang dikonfirmasi oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) pada tanggal 30 Desember 2015 dan secara resmi diberi nama pada tanggal 28 November 2016: mereka menyelesaikan tujuh baris pertama Tabel periodik.
Sembilan puluh empat unsur pertama terdapat secara alami, meskipun beberapa ditemukan dalam jumlah renik dan disintesis dalam laboratorium sebelum ditemukan di alam. Unsur-unsur mulai nomor atom 95 hingga 118 adalah unsur sintetis yang dibuat di laboratorium. Bukti menunjukkan bahwa unsur-unsur nomor 95 s/d 100 sekali ditemukan di alam, tetapi saat ini tidak dijumpai lagi.
Sintesis unsur dengan nomor atom yang lebih besar masih terus dikembangkan. Sejumlah radionuklida sintetis atau unsur yang berada di alam telah diproduksi di laboratorium.
Persamaan dan Penyetaraan Reaksi Kimia
Teori Atom Dalton menyatakan, atom-atom yang terjadi saat reaksi kimia tidak akan pernah hilang. Namun, hal tersebut hanya berubah susunannya.
Artinya, penulisan reaksi kimia ini tidak boleh menghilangkan atau menambahkan atom.
Atom-atom dalam reaksi, baik di sebelah kiri atau kanan jumlahnya harus sama, sehingga dibutuhkan penyetaraan persamaan reaksi kimia.
Seperti yang dikutip dari buku Kimia terbitan Penerbit Erlangga, persyaratan dalam menuliskan persamaan kimia di antaranya adalah:
- Penulisan rumus kimia zat-zat pereaksi dan hasil reaksi harus benar.
- Jumlah berbagai atom sebelum reaksi (kiri tanda panah) dan sesudah reaksi (kanan tanda panah) harus sama.
- Wujud zat yang terlibat dalam persamaan reaksi kimia dituliskan dengan tanda kurung setelah rumus kimia.
- Alam menyetarakan reaksi kimia, maka diperbolehkan untuk mengubah koefisien rumus kimia. Koefisien di sini merupakan jumlah satuan rumus kimia.


Komentar
Posting Komentar