Alam Pikir Manusia Dan Perkembangannya
1.HAKlKAT MANUSIA DAN SIFAT KEINGINTAHUANNYA
Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk yang berfikir (Homo sapiens). Hal inidisebabkan sifat ingin tahu manusia yang besar, selalu bertanya tentang siapa, apa, bagaimana, kapan, dimana mengapa dsb. Tuhan memberi manusia kemampuan berbicara(Homo languens) hingga mampu menyampaikan pertanyaan dan pendapatnya kepadamanusia lain. Manusia juga mampu membuat alat (Homo faber) yang dapat membantunyamencari nafkah, seperti kemampuan manusia membuat jaring ikan, panah untuk berburu, pisau, api untuk memasak dsb. Manusia memiliki rasa keindahan akan sesuatu(Homoaesteticus) sehingga munculah para perancang bangunan, model pakaian, adat istiadat suatudaerah dsb. Manusia juga mampu melakukan jual beli (Homo economicus) seperti yangterjadi di pasar manusia melakukan jual beli terhadap hasil kerjanya. Manusia diberikelebihan dalam segala hal dibanding makhluk lain.Manusia adalah makhluk religius, yang percaya akan adanya Tuhan yang maha adil.Manusia merupakan mahluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Allah SWT.Manusia pada hakekatnya sama saja dengan mahluk hidup lainnya, yaitu memiliki hasrat dantujuan. Ia berjuang untuk meraih tujuannya dengan didukung oleh pengetahuan dankesadaran. Letak perbedaan yang paling utama antara manusia dengan makhluk lainnyaadalah dalam kemampuannya melahirkan kebudayaan. Kebudayaan hanya manusia saja yangmemlikinya, sedangkan binatang hanya memiliki kebiasaan-kebiasaan yang bersifatinstinctif. Selain memiliki kekurangan, manusia juga memiliki kelebihan. Kelebihan manusiaadalah kemampuan untuk bergerak dalam ruang yang bagaimanapun, baik di darat, di laut,maupun di udara.Manusia memiliki naluri, nalari, dan nurani. Dengan adanya sifat nalari, manusiadapat melakukan penalaran berdasarkan pemikirannya yang bersifta logis dan analisis. Rasaingin tahu manusia akan sesuatu hal terus berkembang, sedangkan makhluk yang lain rasakeingintahuannya todak akan berkembang/monoton.Pengetahuan adalah segala sesuatu yang telah diketahui. Setiap manusia memiliki pengetahuan karena pernah mengalami sesuatu dan setiap pengalamannya dapa dijadikanlandasan berfikir dan bertindak. Gagasan dalam pikiran manusia adalah ide yang terdapatdalam alat pikir yang disebut dengan akal atau otak. Sistem gagasan dalam pikiran manusiaadalah kelancaran kerja otak dalam menangkap segala sesuatu, mengembangkan nalar dalamsebuah ide tentang sesuatu yang dimaksudkan, dan membentuk konsep demi pembatasansesuatu yang digagas.
2 .PERKEMBANGAN FISIK, SIFAT PIKIRAN MANUSIA
Tubuh manusia berubah mulai sejak berupa sel sederhana yang selanjutnya secara bertahap menjadi manusia yang sempurna. Sel sederhana berasal dari sel kromosom spermayang identik dengan kromosom sel telur.Perkembangan pengetahuan pada manusia sangat dipengaruhi oleh perkembangan pengetahuan semasa anak-anak, berupa bimbingan yang baik oleh orang tua dan lingkunganyang terus akan terbawa sampai dewasa. Perubahan fisik yang sangat nyata, terjadi pada saat pubertas, yang ditandai di antaranya dengan tanda kedewasaan berupa tumbuhnya rambut pada daerah-daerah tertentu dan fungsi organ-organ reproduksi (organ genitalia).Masa remaja merupakan masa pertentangan dengan dirinya maupun dengan orangdewasa, karena selalu berusaha untuk memposisikan diri sebagai orang dewasa walaupunsecara emosional belum memadai. Selanjutnya, setelah usia 30 tahun, mulai dapatmengendalikan diri dan mampu menempatkan diri sebagai individu yang bertanggung jawab.Tuhan menciptakan dua makhluk, yang satu bersifat anorganis (benda mati) dan yanglain bersifat organis (makhluk hidup). Benda yang menjadi pengisi bumi tunduk pada hukumalam (deterministis) dan makhluk hidup tunduk pada hukum kehidupan (biologis), tetapiyang jelas ciri-ciri kehidupan manusia sebagai makhluk yang tertinggi, lebih sempurna darihewan maupun tumbuhan. Dari sekian banyak ciri-ciri manusia sebagai makhluk hidup, akal budi dan kemauan keras itulah yang merupakan sifat unik manusia.Rasa ingin tahu, juga merupakan salah satu ciri khas manusia. Ia mempunyaikemampuan untuk berpikir sehingga rasa keingintahuannya tidak tetap sepanjang zaman.Manusia juga mampu menggunakan pengetahuannya yang terdahulu untuk dikombinasikandengan pengetahuan yang baru sehingga menjadi pengetahuan yang lebih baru.Ada dua macam perkembangan alam pikiran manusia, yakni perkembangan alam pikiran manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayatnya dan perkembangan alam pikiranmanusia, sejak zaman purba hingga dewasa ini.PERIODE filsafat Yunani merupakan periode penting sejarah peradaban manusiakarena pada waktu itu terjadi perubahan pola pikir manusia dari mite-mite menjadi yang lebihrasional. Pola pikir mite-mite adalah pola pikir masyarakat yang sangat mengandalkan mitosuntuk menjelaskan fenomena alam, seperti gempa bumi dan pelangi. Perubahan pola pikir tersebut kelihatannya sederhana, tetapi implikasinya tidak sederhana karena selama ini alamditakuti dan dijauhi kemudian didekati bahkan dieksploitasi. Manusia yang dulunya pasifdalam menghadapi fenomena alam menjadi lebih proaktif dan kreatif.Dari proses ini kemudian ilmu berkembang dari rahim filsafat, yang akhirnya kitanikmati dalam bentuk teknologi. Karena itu, periode perkembangan filsafat Yunanimerupakan poin untuk memasuki peradaban baru umat manusia.Zaman Yunani Kunodipandang sebagai zaman keemasan filsafat, karena pada masa ini orang memiliki kebebasanuntuk mengungkapkan ide-ide atau pendapatnya. Yunani pada masa itu dianggap sebagaigudang ilmu dan filsafat, karena Bangsa Yunani pada masa itu tidak lagi mempercayaimitologi-mitologi.
3 .SEJARAH PENGETAHUAN MANUSIA
Manusia selalu merasa ingin tahu maka sesuatu yang belum terjawab dikatakanwallahualam, artinya Allah yang lebih mengetahui atau wallahualam bissawab yang artinyaAllah mengetahui sebenarnya. Perkembangan lebih lanjut dari rasa ingin tahu manusia ialahuntuk memenuhi kebutuhan nonfisik atau kebutuhan alam pikirannya, untuk itu manusiamereka-reka sendiri jawabannya.A. Comte menyatakan bahwa ada tiga tahap sejarah perkembangan manusia, yaitutahap teologi (tahap metafisika), tahap filsafat dan tahap positif (tahap ilmu). Mitos termasuktahap teologi atau tahap metafisika. Mitologi ialah pengetahuan tentang mitos yangmerupakan kumpulan cerita-cerita mitos. Cerita mitos sendiri ditularkan lewat tari-tarian,nyanyian, wayang dan lain-lain.Secara garis besar, mitos dibedakan atas tiga macam, yaitu mitos sebenarnya, ceritarakyat dan legenda. Mitos timbul akibat keterbatasan pengetahuan, penalaran dan pancaindera manusia serta keingintahuan manusia yang telah dipenuhi walaupun hanya sementara.Puncak hasil pemikiran mitos terjadi pada zaman Babylonia (700-600 SM) yaituhoroskop (ramalan bintang), ekliptika (bidang edar Matahari) dan bentuk alam semesta yangmenyerupai ruangan setengah bola dengan bumi datar sebagai lantainya sedangkan langit-langit dan bintangnya merupakan atap.Tonggak sejarah pengamatan, pengalaman dan akal sehat manusia ialah Thales (624-546) seorang astronom, pakar di bidang matematika dan teknik. Ia berpendapat bahwa bintang mengeluarkan cahaya, bulan hanya memantulkan sinar matahari, dan lain-lain.Setelah itu muncul tokoh-tokoh perubahan lainnya seperti Anaximander, Anaximenes,Herakleitos, Pythagoras dan sebagainya.


Semangattt
BalasHapus